Maturnuwun banget rika wis berkunjung nang blog kebanggan wong ngapak dan sekitarnya-Ora ngapak Ora kepenak-Maturnuwun

Kapan dan SAE terbaik untuk oli mobil



Infongapak.com - Kapan dan SAE terbaik oli transmisi mobil. Banyak yang kurang tau dan begitu paham adanya oli transmisi ,kita hanya fokus dan oli mesin saja yang diperhatikan dan penggantian oli secara teratur.


Ok oli transmisi beda halnya dengan oli mesin,begitupun rentang waktu yang bisa dibilang penggantian oli transmisi 10 kali lipat waktu penggantian oli mesin.

Bahaya banget bila oli transmisi telat ganti,khususnya panjenengan yang baru saja membeli mobil seken dan belum pernah ganti oli transmisi,anda perlu pastikan lagi oli transmisi mobil panjenengan ganti dengan oli transmisi yang baru agar lebih yakin lagi.


✓ Fungsi oli transmisi, melumasi gearbox atau sistem  transmisi agar kinerja gear gear pada transmisi dan gearbox dapat bekerja dengan baik.

✓ Kapan waktu ganti oli,buat panjenengan yang membeli mobil seken sebaiknya ganti saja oli transmisi dengan yang baru,karena kita gak tahu kapan terakhir pemilik sebelumnya mengganti oli transmisi.daripada panjenengan ragu lebih baik ganti saja,lagian murah kan harganya dibanding telat ganti malah beakibat fatal pada transmisi.kapan mobil panjenengan harus ganti oli ..?bila km antara 40 hingga 60 ribu kilometer,tetapi walaupun km cukup jauh dan mungkin bila anda jarang pergi,anda tidak boleh lupa untuk melakukan penggantian oli transmisi.

✓ SAE oli transmisi,ya buat anda yang bingung mau jenis oli apa dan SAE beraoa yang pas untuk kendaraan mobil panjenengan.bicara secara umum saja ni,Umumnya untuk mobil jenis keluarga (MPV), misal sedan, dan city car atau mobil kecil disarankan menggunakan oli yang multigrade dengan spesifikasi 80W-90.Oli  Oli ini dapat digunakan baik penggerak roda depan, belakang ataupun 4WD.


Untuk kendaraan-kendaraan atau mobil yang beban kerjanya berat seperti kendaraan yang diperuntukkan niaga misal travel atau jenis elf atau angkot mungkin ya atau mobil mobil yang sudah cukup berumur, dapat memilih oli single grade dengan SAE 90 atau SAE 140. Tipe ini lebih kental untuk mendukung beban kerja yang berat.


4. Permasalahan telat ganti oli transmisi. Bila panjenengan telat atau lupa mengganti oli transmisi,banyak kemungkinan kemungkinan permasalahan yang timbul,jadi Seberapa pentingkah oli transmisi? Jika kita tidak mengganti oli transmisi maka efeknya pada kendaraan akan terjadi kemungkinan kemungkinan yang sangat tidak diinginkan terjadi. Banyak kerusakan fatalnya, salah satunya adalah tenaga mobil kita jauh berkurang alias kurang goreng lahvpokoke dari tenaga yang biasanya. Tentu hal ini sangat fatal karena sangat kurang enak dipakai karena akan terjadi kerusakan berantai pada komponen transmisi khususnya. Contohnya saja perpindahan gigi yang agak berat juga susah dan kadang menghentak tentu terkadang panjenengan untuk memaksakan perpindahan gigi yang mungkin top gear belum pas dan dipaksakan akan terjadi benturan antar gear dan masalah yang lain, selain itu oli transmisinya bila lama tidak diganti  juga akan berwarna pekat dan sangat bau yang tidak nyaman, hingga baunya seperti bau oli  terbakar,


Jadi kesimpulannya dengan panjenengan telat mengganti oli transmisi maka akan semakin memperpanjang rantai kerusakannya. oli transmisi cukup punya peranan vital juga dalam keberlanjutan mesin mobil dalam jangka panjang.

Semoga bermanfaat

#olitransmisi,#mobilseken,#jbvlog,#infongapak,#mobiltua,#perawatanmobil,#saeolitransmisi,#olimobilrekomendasi

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kapan dan SAE terbaik untuk oli mobil "

Posting Komentar